Jenis Ikan Air Tawar Yang Mudah Dibudidayakan

Berikut ini adalah 10 Jenis Ikan Air Tawar yang mudah dibudidayakan bagi kita semua, Simak ya jangan sampai tidak di baca sampai akhir 🙂

Bagi Anda yang ingin membudidayakan ikan, khususnya ikan air tawar, ada banyak sekali pilihan jenis ikan yang bisa dibudidayakan. Mulai dari yang paling umum adalah ikan mas, ikan lele, ikan nila, bawel, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ikan air tawar selain mudah saat mengurusnya, juga penggemar dari ikan ini sangat banyak. Tak kalah dengan ikan laut, ikan air tawar juga memiliki kelezatan tersendiri untuk diolah menjadi bahan masakan atau sekadar memelihara saja.

Tapi selain dibudidaya untuk dimakan dagingnya, mebudidayakan ikan air tawar juga bisa untuk dijadikan spot memancing yang seru untuk mengisi kekosongan. Atau menjadi sekadar hobi saja memelihara ikan di kolam maupun akuarium.

Dan apapun tujuan Anda memelihara ikan, berikut adalah beberapa ikan air tawar yang paling banyak dan mudah untuk dibudidayakan.

1. Ikan Mas

Ikan mas menjadi salah satu jenis ikan yang banyak dipilih untuk dibudidayakan. Sebab ikan jenis ini (bukan jenis hias), mudah sekali dipelihara, dapat hidup di berbagai kondisi lingkungan seperti kolam tanah, kolam air deras, jaring terapung, keramba dan sebagainya.

Selain itu ikan mas bisa tumbuh besar, durinya sedikit, proses pertumbuhannya tidak memerlukan waktu lama, bahkan 5 kali lebih cepat dibanding ikan air tawar lainnya, dan untuk meijahkannya pun bukan hal yang sulit, karena proses pemijahannya bisa dilakukan dengan cara alami.

2. Ikan Lele

Meskipun memiliki patil, licin, dan bentuknya seperti ular, tapi tidak bisa kita bohongi kalau rasa dari ikan lele sangatlah lembut. Ada banyak olahan lezat yang berbahan dasar ikan lele. Seperti abon, pecel, keripik, dan lain-lain.

Untuk perawatannya pun tak kalah mudah dengan ikan mas, ia bisa hidup di tempat atau berbagai jenis kolam (semen, tanah, dan terpal), lele juga tahan dari penyakit, serta memiliki proses panen yang cukup cepat.

3. Ikan Bawal

Dulunya ikan ini dikenal sebagai ikan hias, asalnya sendiri dari Amerika Selatan.
Namun karena Bawal memiliki daging yang enak, gurih, dan serat yang lembut, di Indonesia lebih banyak dikonsumsi daripada dipajang di aquarium atau kolam.

Untuk membudidayakan ikan ini pun cukup mudah. Abda bisa menaruhnya di kolam buatan dengan air yang segar untuk hidup si ikan Bawal.

4. Ikan Nila

Banyak yang menyangka kalau ikan Nila adalah ikan Mujair. Padahal dari bentuk, bisa kita lihat bahwa kedua ikan tersebut memiliki perbedaan masing-masing.

Seperti pada Nila, di bagian sirip ikan itu memiliki garis-garis tegak sementara ikan mujair tidak.
Rasa dari ikan Nila pun nikmat. Cocok dijadikan sebagai ikan konsumsi.

5. Ikan Gurame

Ikan ini terkenal dengan rasanya yang super lezat. Dengan daging padat, berserat halus, dan keberadaan durinya tidak begitu mengganggu, pantas jika banyak yang menyukai cita rasa dari ikan jenis ini.

Untuk membudidayakan ikan Gurame bukan hal yang sulit, ikan ini juga masuk dalam produk unggulan untuk beberapa wilayah Indonesia dan memiliki peminat yang luas. Jadi berternak ikan ini bisa dibilang cukup menjanjikan.

6. Ikan Mujair

Rasa dari ikan ini sangat gurih. Lebih gurih daripada ikan-ikan yang lain.
Anda bisa memelihara ikan Mujair di kolam dalam bentuk terpal, tanah, ataupun semen. Ikan ini bisa beradaptasi di lingkungan apa saja.

Lebih mudah jika Anda memeliharanya di kolam terpal. Ada beberapa keuntungan, khususnya untuk daerah yang kekurangan air, bisa menggunakan tempat pembudidayaan tersebut.

7. Ikan Patin

Bentuknya seperti lele, hanya saja dagingnya lebih tebal dan cukup padat dibanding lele yang begitu lembut. Mengkonsumsi ikan Patin, sangat bagus untuk kesehatan anak-anak maupun orang dewasa. Selain itu, ikan Patin memiliki kandungan Omega 3 yang tinggi dan DHA yang baik untuk dikonsumsi anak-anak maupun ibu hamil.

Ikan Patin juga dikenal sebagai hewan nokturnal, yaitu jenis hewan yang beraktifitas di malam hari. Ia banyak hidup di dasar sungai, dan suka bersembunyi di liang-liang tepi sungai.

8. Ikan Gabus

Ikan ini banyak hidup di Rawa, Sungai maupun Danau. Bentuknya panjang, kepala seperti ulara sementara warnanya keabu-abuan dan dipenuhi bercak-bercak putih.
Sekilas melihatnya, ikan ini tampak menakutkan, tapi soal rasa ikan Gabus sangat juara.

Karena hal itu lah harganya cukup mahal. Pengolahannya sendiri banyak yang dipilih dengan cara diasinkan kemudian dikeringkan.

Banyak orang mengkonsumsi ikan Gabus untuk menyembuhkan luka. Karena kandungannya sendiri memang mendukung untuk mempercepat penutupan luka pada tubuh. Untuk proses budidaya pun sama seperti yang lainnya. Karena mereka semua sama-sama hidup di air tawar.

9. Ikan Sidat

Ikan yang mirip dengan belut ini memiliki bentuk agak pipih, seperti Gabus tapi lebih ramping dan panjang.
Jangan salah dengan ikan ini, meski bentuknya menakutkan, tapi Indonesia bolak-balik melakukan ekspor ikan Sidat ke negara-negara sana.

Khususnya adalah negara Jepang. Di sana banyak orang mengkonsumsi ikan Sidat untuk dijadikan olahan bernama Unagi Nigir. Rasanya sendiri pun lezat, apalagi jika diolah menggunakan rempah-rempah khas Indonesia.

10. Ikan Betutu

Banyak yang tidak tahu kalau di balik bentuknya yang menyeramkan, ikan ini memiliki rasa yang lezat dan gurih di lidah. Dan banyak yang tidak tahu, kalau di balik perawakannya yang tampak malas-malasan itu, ikan ini memiliki harga yang fantastis untuk dijual.

Dalam pemeliharannya ikan Betutu bisa disatukan dengan ikan lain jenis Nila atau Mujair. Tapi yang ditaruh kolam haruslah ikan Betutu yang sudah indukan. Nanti ikan Betutu ini bisa menyantap ikan-ikan lain yang ada di sana dalam keadaan hidup.

Facebook Comments

Incoming search terms:

  • jenis ikan air tawar

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *