BIMTEK NELAYAN PENGAMBENGAN BALI

BIMTEK NELAYAN PENGAMBENGAN BALI

BIMTEK NELAYAN PENGAMBENGAN BALI – Dalam rangka penyebaraan teknologi & inovasi yg sudah dilakukan sang BBPI Semarang maka dilakukan aktivitas Bimbingan teknologi dalam nelayan di nelayan Pangambengan.

Pengambengan di pilih untuk BIMTEK kali ini karena di wilayah Pangambengan masih banyak nelayan skala  tradisional.

BIMTEK NELAYAN PENGAMBENGAN BALI

Penyebaran teknologi dan inovasi ini juga untuk memperkuat kemampuan teknis nelayan agar bisa terus mengembangkan diri yang pada akhirnya bisa meningkatkan penghasilan untuk nelayan.

Baca pula ; Pameran Tuna Conference

Adapun maksud dari kegiatan ini bertujuan  menyebarkanluaskan hasil inovasi BBPI Semarang dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan nelayan di bidang teknologi penangkapan ikan div wilayah pengambengan, Bali

Kegiatan ini berlangsung selama 3hari dimulai dari lepas 20 April 2016 hingga 22 April 2016 Dan di ikuti oleh 35 nelayan pengambengan. Adapun materi yg disampaikan pada aplikasi BIMTEK di pangambengan diantaranya :

–          Teori dan praktek pemasangan Converter kit BBG

–          Teori dan Praktek pemasangan Bubu rajungan type kubah]

–          Teori dan praktek Lampu celup dalam air ( LACUDA )

–          Dan teori tentang Power Block Hidrolik

Selain pemberian materi sehabis kegiatan para nelayan diberikan lembar pertanyaan untuk mengetahui sampai sejauh mana nelayan Pangambengan tahu tentang materi yg disampaikan nara asal. Begitu antusiasnya para nelayan menciptakan bahwa kegiatan penyebaran teknologi adalah kegiatan yg mampu di bilang berhasil

Penyebarluasan teknologi yang dilakukan BBPI, Semarang menggunakan kondisi para nara dari dari perekayasa senior yang hampir mendekati usia purna tugas sedangkan aktivitas ini wajib tetap berjalan maka berdasarkan itu pengkaderan dirasa perlu supaya tongkat estafet tidak terputus.. Regenerasi sangat absolut untuk dilakukan karena generasi belia inilah yang akan melanjutkan apa yg telah pada capai juga yang belum dicapai dalam BBPI Semarang.

Harapan itu bisa terwujud bilamana pengkaderan dimulai dengan melibatkan apapun kegiatan perekayasa perlu untuk di sertakan litkayasa. Seperti kita ketahui bersama bahwa litkayasa di BBPI banyak yang masih muda –  muda dan belum semuanya memahami ilmu dan teknologi yang ada di BBPI semarang.

Serta agar lebih focus dalam pengkaderan Setiap satu Perekayasa mempunyai asisten satu litkayasa. Semoga ke depan BBPI dapat menghasilkan inovasi yang bisa diaflikasikan nelayan lebih banyak lagi dan lebih bermanfaat

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *