Cara Memasang Umpan Hidup Yang Benar Ketika Akan Memancing

Cara Memasang Umpan Hidup Yang Benar Ketika Akan Memancing

Memancing merupakan salah satu hobi yang populer, sudah barang tentu dibutuhkan banyak tehnik agar hasil tangkapan ikan memuaskan. Dalam memancing tidak boleh asal asalan saja, termasuk cara memasang umpan juga perlu teknik khusus agar umpan bisa maksimal menarik perhatian target.

Dalam artikel kali ini saya khususkan untuk mengulas bagaimana caranya memasang umpan dari umpan hidup, yaitu Seperti umpan ikan, umpan udang dan umpan cumi. Karena ketiga umpan ini yang sudah populer dan mudah didapatkan, walaupun masih banyak umpan umpan hidup lainya.

Cara Memasang Umpan Hidup Yang Benar Ketika Akan Memancing
Cara Memasang Umpan Hidup

1. Umpan Ikan

Dalam pemasangan umpan ikan maka perlu dilihat dahulu dimanakah spot kita akan memancing nantinya. Ada tiga spot dengan teknik pemasangan yang juga berbeda.

Yang pertama spot memancing di permukaan. Untuk pemasangan pada spot ini maka maka pemasangan kail bisa di tempatkan pada bagian mulut, belakang kepala ataupun bagian ekor umpan ikan. Tujuannya adalah agar umpan bisa berselancar secara bebas menarik perhatian target ikan yang biasa berburu pada permukaan, seperti ikan tengiri ataupun ikan layaran.

Berikutnya adalah pemasangan umpan ikan untuk memancing di dasar. Pada spot ini maka pemasangan umpan ditempatkan pada bagian bawah sebelum ekor dengan tujuan agar umpan bisa leluasa bergerak ke arah atas. Targetnya tidak lain adalah ikan ikan yang sering bermain di dasar. Selanjutnya adalah pemasangan umpan untuk spot di arus kuat, pemasanganya adalah dengan menancapkan kail pada bagian belakang kepala ikan sampai pada bagian hidung dan tidak sampai mengenai matanya agar ikan tetap bisa hidup sampai keadaan tertentu.

2.  Umpan Udang

Untuk umpan hidup berupa udang saya bagi menjadi dua bagian.

Yang pertama umpan udang untuk lemparan yang jauh, maka pemasangan kail pada umpan udang diletakkan pada bagian atas atau bawah udang, dan jangan sampai mengenai garis hitam yang ada di belakang kepala udang agar umpan tetap hidup, karena garis tersebut merupakan syaraf udang.

Selanjutnya pemasangan umpan udang agar mengambang pada kedalaman tertentu. Pemasanganya sama dengan teknik sebelumnya, hanya saja ditambahkan pelampung agar umpan bisa mengambang pada kedalaman tertentu.

Yang terakhir adalah pemasangan umpan udang untuk memancing di area yang luas seperti di rawa. Cara pemasangannya yaitu dengan memasukkan kail dari belakang sampai masuk ke bagian kepala, tujuanya adalah agar umpan tidak mudah lepas karena biasanya terdapat banyak tanaman air pada rawa.

3. Umpan Cumi

Umpan cumi cumi adalah umpan hidup yang menurut saya sangat mudah pengaplikasianya. Ini dikarekan tubuh cumi cumi yang sangat lembut membuat mata kail mudah untuk melimilih dimana pun titik yang akan dipasang mata kail,hanya saja yang perlu dihindari adalah jangan sampai mengenai kantung tinta dari cumi cumi tersebut.
Itu tadi beberapa trik untuk memasang umpan hidup berupa ikan,udang dan cumi cumi.

Apabila pemasangan umpan dilakukan dengan benar maka hasil tangkapan ikan bisa maksimal. Tentunya dengan didukung dari semua faktor, karena satu faktor saja kurang baik misalnya dalam hal pemasangan umpan dilakukan dengan asal asalan, maka hasil tangkapan juga akan asal asalan.

Apabila anda sudah menguasai trik trik sederhana seperti ini maka tinggal trik lain lagi perlu anda kuasai satu persatu, karena memang hobi memancing adalah sebuah hobi yang banyak membutuhkan ketelatenan dan kesabaran. Akan tetapi apabila anda sudah menguasai semua trik trik untuk memancing, maka hasil maksimal akan anda dapatkan. Dilain artikel akan saya ulas bagaimana caranya membuat dan memasang umpan buatan untuk memancing di spot spot tertentu. Salam hobi mancing…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *