Jenis Ikan Air Tawar Yang Paling Banyak Dibudidayakan

Jenis Ikan Air Tawar Yang Paling Banyak Dibudidayakan

Jenis Ikan Air Tawar Yang Paling Banyak Dibudidayakan

Budidaya ikan tawar menjadi salah satu bisnis booming saat ini. Banyak kalangan yang menggeluti usaha budidaya ikan air tawar. Mereka memilih ikan air tawar karena tempat hidup yang sesuai dengan keadaan. Bayangkan saja jika ingin budidaya ikan air laut. Kita akan kesulitan mencari tempat hidup yang pas bagi mereka. Kali ini kita akan membahas tentang Jenis Ikan Air Tawar Yang Paling Banyak Dibudidayakan.

Budidaya ikan tawar menjadi salah satu cara memenuhi kebutuhan manusia akan mengkonsumsi ikan. Dalam artikel kali ini kita akan membahas beberapa ikan air tawar yang umum dan paling banyak dibudidayakan. Kita akan kupas tuntas bagaimana budidaya ikan-ikan tersebut. Ini dia penjelasan budidaya 5 ikan air tawar yang familiar dan popular.

1. Ikan Mas

Puncak pertama ditempati oleh ikan mas. Ikan ini menjadi salah satu pilihan peternak atau pembudidaya ikan air tawar karena beberapa alasan, antara lain ikan mas merupakan salah satu ikan yang tahan akan perubahan suhu dan keadaan lingkungan. Selian itu ikan mas juga salah satu ikan yang nriman, maksutnya ikan mas bisa makan apapun yang ada di tempat atau kolam tempat hidupnya. Ikan mas bisa makan tumbuhan air seperti lumut dan lainnya, serta bianatang renik yang ada di dalam kolam.

Bentuk ikan ini pipih dan lunak, membuat dagingnya enak dikonsumsi. Satu saran bagi anda yang ingin budidaya ikan mas, perhatikan tempat hidup untuk ikan mas. Ikan mas menyukai habitat air yang tidak terlalu dalam dan arusnya deras. Nah untuk pemijahan, ikan ini menjadi favorit karena bisa dilakukan sepanjang tahun tidak bergantung musim. Pemijahan ini dilakukan selama 2-3 minggu sampai benih siap dilepas dan diedarkan. Proses pembesaranpun tak butuh waktu lama yakni 3-4 bulan dan ikan mas pun siap dijual di pasaran. Nah untuk fase pembesaran benih ini sebaiknya anda memberikan makanan tambhan berupa palet.

2. Ikan Nila

Urutan kedua ditempati oleh ikan nila. Siapa sih yang tak tau dengan ikan nila, salah satu ikan yang menjadi favorit menu ikan tawar. Dagingnya yang empuk dan cita rasa khas membuat ikan nilai jadi pilihan utama. Selain itu ikan ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya memiliki varietas unggul, seperti nila gift, nirwana, nila merah dan lainnya. Maka dari itu jangan kaget ketika di pasar ada nila hitam dan merah karena memang nila punya banyak varietas. Keunggulan lainnya ikan nila bisa hidup di tempat manapun seperti kolam tenang, kolam arus, sawah dan kolam buatan sekalipun.

Untuk budidaya ikan nila ini juga tidak terlalu sulit, sama dengan ikan mas ada fase pembenihan hingga pembesaran. Nah perlu diketahui, proses pembesaran nila harus menggunakan benih yang sudah berukuran kurang lebih 8—12 cm. nah rumus persebaran benihnya menyesuaikan besar kolam anda. Ikan nila yang bisa diisikan ke dalam kolam sekitar 15-20 / m2. Untuk pemberian makan juga ada rumusnya lo, yaitu diberi pallet 2-4% dari berat biomassa ikan dan pemberian makanan dilakukan kurang lebih 3-5x dalam sehari. Pada umumnya waktu pembesaran ikan nila ini sekitar 4-5 bulan hingga mencapai berat kisaran 400-600 g/ ekor, baru bisa dijual dan dikonsumsi.

READ  Jenis Ikan Air Tawar Yang Mudah Dibudidayakan

3. Ikan lele

Selanjutnya ada ikan lele, ikan yang sering disebut dengan catfish karena memiliki ciri khas berupa sepasang kumis yang sering disebut orang Jawa patel. Fungsi kumis pada ikan lel ini memiliki fungsi sebagai perlindungan diri dari musuh. Untuk ikan yang satu ini sering hidup dan cocok di perairan yang berlumpur, jadi tak heran jika kita sering melihat kolam yang ditempati lele pasti keruh. Nah perlu diketahui bahwasannya ikan lel termasuk karnivora lo, termasuk ke dalam hewan pemakan daging. Biasanya lele makan kutu-kutu air, jentik-jentik, dan lainnya. Nah sebagai pembudidaya atau peternak harus tahu makanan pendamping yang baik untuk lele yakni yang memiliki protein hewani tingi.

Cepat lambatnya pertumbuhan lele dipengaruhi oleh suhu dimana dia tinggal, memang ikan lele bisa hidup di semabarang tempat. Namun ketika suhunya terlalu dingin maka pertumbuhan lele akan melambat. Biasanya pembesaran lele selama 3-4 bulan dengan berat kira-kira 200g/ekor.

4. Ikan Patin

Yang tak kalah sering dibudidayakan yakni ikan patin. Bisa jadi ikan ini masih family dengan ikan lele Karena sama-sama punya kumis. Ikan patin cenderung mudah dibudiayakan karena dia bisa hidup di kolam atau perairan yang minim oksigen. Bukan hanya itu ikan patin termasuk ke dalam hewan omnivore, karena memakan tumbuhan maupun daging. Jika di perairan alami biasanya patin memakan tumbuhan air, jentik-jentik, udang kecil, ikan-ikan kecil dan lainnya. Namun jika di kolam pembudidayaan kita bisa memberikannya palet.

Daging patin juga enak lo teksturnya lembut membuat lidah ketagihan dengan kelembutan dagingnya. Untuk proses atau lamanya pembesaran ikan patin ini 4-6 bulan baru bisa dipanen.

5. Ikan gurami

Salah satu ikan tawar yang enak dan jadi favorit banyak orang. Ikan ini memiliki banyak daging dan durinya sedikit tidak seperti mujaer atau lainnya. Berbeda dengan lele yang bisa hidup di kolam berlumpur, ikan gurami bisa hidup di air jernih dan sedikit kandungan lumpurnya. Serta suhu rendah akan menghambat pertumbuhannya. Pemijahan terjadi ketika usia induk gurami mencapai 2-3 tahun dan telur akan menets dalam jangka waktu 10 hri.

Nah untuk proses pembibitan dan pembesaran dipilih gurami dengan berat minimal 100g. dan proses pembesaran dilakukan selama 6 bulan untuk mencapai bobot 500gr, dan 9 bulan untuk mencapai berat 1 kg. sama halnya dengan patin, gurami termasuk ke dalam hewan omnivore yang makan tumbuhan dan daging.

Itulah beberapa ulasan singkatb mengenai ikan air tawar yang familiar diternak dan dibudidaya. Jika salah satu dari anda tertarik untuk memebudidayakannya bisa kok. Caranya juga mudah dan untuk tempat bisa cari alternative lain seperti kolam terpal dan lainnya. Jika berhasil maka omset yang akan anda dapatkan luar biasa.

Facebook Comments

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *