Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Kandungan Gizi yang Terdapat dalam Ikan Pari

Ikan pari adalah ikan yg memiliki bentuk pipih dgn rangka yg didominasi tulang rawan.Saat melihat bentuknya yg tidak biasa, siapa sangka bahwa ikan pari memiliki kandungan gizi yg lengkap, terutama utk bumil.Selain kaya akan protein, ikan pari juga mengandung berbagai vitamin & mineral penting yg dmamituhkan selama kehamilan.Mami harus cermat dalam memilih makanan yg akan dikonsumsi selama kehamilan.Sebab, nutrisi yg didpt dari makanan yg dikonsumsi sangat memengaruhi tumbuh kembang janin.Salah satu makanan yg dianjurkan utk dikonsumsi adalah ikan, seperti ikan lele hingga ikan salmon.

Namun, bagaimana dgn ikan pari?Ikan pari sendiri adalah ikan yg berasal dari keluarga yg sama dgn hiu & memiliki bentuk pipih dgn rangka yg didominasi tulang rawan.Bentuknya memang terlihat tidak biasa, tetapi siapa sangka kalau ikan pari memiliki kandungan gizi yg lengkap.

Maka dari itu, ikan pari tentunya dpt memberikan banyak manfaat kesehatan bila dikonsumsi, terutama bagi bumil & janin di dalam kandungannya.Lantas, apa saja kandungan gizi yg terdpt dalam ikan pariIkan pari mengandung berbagai gizi & nutrisi yg diperlukan oleh tubuh.Seperti lemak, protein, kalium, natrium, kalsium, magnesium, tembaga, fosfor, zinc, zat besi, vitamin B & vitamin D.Nah, berikut ini adalah penjabaran atas kandungan gizi yg dpt diperoleh bila mengonsumsi satu porsi ikan pari seberat 200 gram.Energi: 168 kkal.Protein: 38,2 gram.Lemak: 0,6 gram.Karbohidrat: 0,2 gram.Vitamin A: 4 mikrogram.Tiamin (Vitamin B1): 0,1 miligram.Riboflavin (Vitamin B2): 0,24 miligram.Niasin (Vitamin B3): 5 miligram.Piridoksin (Vitamin B6): 0,5 miligram.Kobalamin (Vitamin B12): 7,4 mikrogram.Vitamin D: 6 mikrogram.Natrium: 540 miligram.Kalium: 220 miligram.Kalsium: 8 miligram.Magnesium: 36 miligram.Fosfor: 340 miligram.Zat besi: 1,8 miligram.Zinc (seng): 1 miligram.

Berdasarkan kandungan gizinya, ikan pari aman utk dikonsumsi oleh bumil karena kandungan nutrisinya yg cukup baik.Nutrisi yg terkandung di dalamnya dpt memberikan banyak manfaat bagi mami & tumbuh kembang janin.Misalnya seperti kandungan protein yg tinggi & zat besi dalam ikan pari dpt membantu meningkatkan perkembangan jaringan tubuh janin, terutama perkembangan otak.Selain itu, protein & lemak juga dpt membantu perkembangan jaringan dalam tubuh mami.Salah satunya adalah jaringan payudara yg berkaitan dgn produksi ASI.Kandungan vitamin B12 (kobalamin) dalam ikan pari juga berfungsi utk membentuk sel darah merah.Tidak hanya itu, kandungan vitamin tersebut juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan saraf bumil & janin.Se&gkan vitamin D dpt membantu pembentukan tulang & gigi yg kuat bagi janin.Sementara itu kandungan vitamin B6 (piridoksin) & niasin pada ikan pari juga bermanfaat dalam mengendalikan kadar kolesterol Mami.Adapun kandungan fosfor yg terkandung dalam ikan pari bermanfaat dalam mengendalikan keseimbangan hormon tubuh, & membantu memproduksi protein & penyerapan vitamin pada tubuh.Meski rasanya lezat & kaya akan kandungan nutrisi yg berperan penting dalam kehamilan, tapi mami perlu membatasi konsumsinya.

Sebab, ikan pari merupakan ikan yg hidup di perairan dalam.Ikanikan yg hidup pada wilayah perairan dalam memiliki kadar merkuri yg cukup tinggi.Merkuri merupakan zat beracun yg dpt membahayakan kesehatan.Oleh sebab itu, mami harus membatasi konsumsinya & tidak menyajikannya dalam jumlah besar.Mami juga perlu menghindari konsumsi ikan pari yg berukuran besar.Pasalnya, ikan pari berukuran besar umumnya mengandung lebih banyak merkuri dibandingkan yg berukuran kecil.Selain itu, ekor ikan pari juga patut diwaspadai karena memiliki racun.Maka dari itu, mami sebaiknya hanya mengonsumsi dagingnya saja.Nah, mami dpt membatasi konsumsi ikan pari misalnya satu kali dalam seminggu atau dua kali dalam sebulan.Utk menyajikannya, mami juga dpt memasak ikan pari disertai dgn beberapa sumber protein lainnya, seperti ikan salmon atau telur.Hal ini bertujuan agar asupan nutrisinya tetap seimbang, karena ikan pari tidak aman bila dikonsumsi dalam jumlah yg besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *