Membudidayakan Lumut Dan Menyimpannya Supaya Awet Tidak Mati

Lumut sebagai umpan mancing yg ampuh buat ikan nila, baronang, kiper, beles, wader, tawes dan banyak lagi. Tentu sangat di cari pemancing sebagi umpan mancing, akan namun terkadang keberadaanya sulit pada cari, bila pun terdapat lumut tidak awet beliau akan mangkat tidak sanggup pada simpan buat lain hari.

Mempunyai cadangan lumut buat mancing lain hari merupakan keinginan pemancing, tentunya bisa menggunakan menyimpannya memakai awet nir cepat meninggal, atau bahkan punya loka sendiri buat membudidayakan atau memeliharanya supaya bisa tumbuh & nir habis-habis. Berikut aku ingin membuatkan sedikit pengalaman tentang kasus tersebut.

Baca: Memilih jenis lumut umpan mancing

Membudidayakan Lumut Dan Menyimpannya Supaya Awet Tidak Mati

Lumut umpan mancing

Cara menyimpan lumut umpan mancing tetap awet nggak gampang mangkat

Ada 2 cara untuk menyimpan lumut umpan mancing yaitu:

  • Cara basah

Untuk cara ini kita perlu media berupa ember besar,  atau wadah apa saja yang bisa menampung banyak air. Caranya bersihkan dulu lumut yang baru kita dapatkan, dengan membilas atau membasuhnya, jangan sekali-sekali di peras. Setelah benar-benar bersih masukan ke ember besar yang penuh air dan jauhkan dari terik sinar matahari langsung.

Cara ini akan membuat lumut tahan lama, awet dan bahkan tidak mati. Akan hidup antara 2-5hari tergantung jenis lumut dan banyaknya air, saran saya sering-sering air tersebut di ganti dan jangan menggosok dinding ember dengan apa pun.

  • Cara kering

Yang di maksud cara kering adalah kita tidak perlu menaruhnya dalam air, caranya cuci bersih lumut yang baru kita dapatkan, setelah bersih tiriskan dengan menggunkan kain, setelah lumut benar-benar kasat, bungkus dengan bebrapa lembar kertas Koran, bungkus lagi dengan kain dan masukan ke wadah, dan simpan dalam  kulakas, cara demikaian akan membuat lumut awet sampai 3hari.

Baca: Lumut batu/watu umpan ampuh terbukti

Membudidayakan lumut umpan mancing

Memelihara lumut sampai tumbuh banyak adalah impian pemancing, mengingat di saat-saat tertentu sangat susah mendapakan. Membudidaykan mahluk ini tidak gampang, perlu beberapa percoban. Di sini saya akan cerita hal yang pernah saya coba:

Memelihara dalam ember

Sering saya coba memelihara lumut dalam ember plastik, sebetulnya bisa hidup tapi tidak awet  kemudian mati, percoban selanjutnya mulai nampak kemajuan setelah kita pakai media ember dari tanah (entah apa namanya) mirip pot bunga besar.

Caranya biarkan media yang masih baru terkena air hujan dan sedikit sinar matahari , sampai dinding-dindingnya berlumut. Masukan tanah kedalam ember, kemudian isi air dan ikan gepi supaya tidak ada jentik-jentik nyamuk. Setelah betul-betul nampak serabut-serabut lumut di dalam ember, baru masukan lumut yang bersih yang kita ingin budidaya dan beri sedikit urea.

Membudidayakan Lumut Dan Menyimpannya Supaya Awet Tidak Mati

memelihara lumut di kolam

Memelihara dalam kolam

Cara ini lebih bisa di panen banyak, buat kolam dari semen denga luas bebas saja, hampir sama dengan membudidaya lumut dalam ember. Yaitu setelah kolam jadi biarkan sampai terkondisi dulu, maka saran saya, buatlah sedikitit aliran air masuk dan keluar kolam.

Cara ini lebih paling saya sukai sebab, lumut bisa hidup tidak mati dan awet. Semoga artikel dengan judul, Membudidayakan Lumut Dan Menyimpannya Supaya Awet Tidak Mati, bermanfaat.

Baca: Umpan nila lumut racikan

Mancing nilem umpan lumut

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *