NASIB NELAYAN DAN KESAKTIAN PANCASILA

Anak Nelayan

Nasib Nelayan Dan Kesaktian Pancasila – Setiap tanggal 1 Oktober warga Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila menggunakan diadakannya upacara pada banyak sekali instansi pemerintah.

NASIB NELAYAN DAN KESAKTIAN PANCASILA

Kesaktian Pancasila semestinya tidak diartikan menjadi cerita heroik saja, melainkan pandangan serta nilai-nilai yg masih ada dalam Pancasila mampu ditransformasikan oleh komponen bangsa pada berkehidupan kebangsaan dan bernegara.

Nelayan merupakan galat satu komponen yang poly di Indonesia. Sedikitnya 56 juta orang terlibat dalam kegiatan perikanan. Aktivitas ini mulai dari penangkapan, pengolahan, hingga pemasaran hasil tangkapan.

Dalam sila kelima pancasila berbunyi keadilan social bagi semua rakyat Indonesia namun pada realitanya keadilan yang dirasakan nelayan belum menyeluruh. Untuk sesama nelayan taraf pendapatannya pula sangat tidak selaras.

Dari statistik Kementerian Kelautan

Adapun kapal ikan besar di atas 30 GT hanya 5.329 unit.Rata-rata pendapatan nelayan di asumsikan Rp 28,08 juta PER tahun atau lebih kecil ketimbang pembudidaya ikan di kisaran Rp 32 juta-Rp 34 juta PER tahun.

Sistem bagi hasil pendapatan antara pemilik kapal dan nelayan yang menempatkan buruh nelayan pada posisi tawar rendah membuat mereka terjerat rantai utang terhadap tengkulak ataupun pemilik modal.

Indonesia Sebagai negara maritim yang memiliki yang memiliki luas perairan mencapai 3,25 juta kilometer persegi atau 63 persen dari wilayah Indonesia, saatnya sektor perikanan menjadi urat nadi kedaulatan pangan.

Kedaulatan pangan yang tak sekadar berporos pada pemenuhan pangan semesta negeri, tetapi juga menyejahterakan para pelakunya. Nelayan berhak memperoleh kesejahteraan dan kehidupan layak.

Nelayan tidak selamanya miskin, tetapi harus bisa berkembang taraf hidupnya dan memiliki ketrampilan mengolah ikan,serta meningkatkan nilai tambah dari perikanan tangkap.

Setiap hari kita bisa melihat bagaimana kementrian kelautan dan perikanan menenggelamkan kapal asing dan melarang kapal asing untuk beroperasi. Seharusnya sumber daya ikan kita bisa meningkat dan kenapa produksi tangkapan kita malah turun

Selain dari masalah pendapatan nelayan,kondisi infratruktur didaerah – daerah sentra nelayan kondisi pun sangat memperhatikan. Jalan – jalan yang digunakan sebagai akses distribusi ikan masih banyak yang rusak bahkan belum beraspal,

Kurang optimalnya Tempat pelelangan ikan, dan taraf pendidikan yang masih rendah. Belum lagi nelayan nelayan kita di luar negeri bagaimana nasib dan kesejahteraan mereka di sana kita juga tidak benar benar mengetahuinya

Saatnya kebijakan pemerintah untuk perlindungan dan pemberdayaan nelayan diarahkan sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku kedaulatan pangan itu. Dan saatnya kesaktian pancasila mulai bisa dirasakan oleh para nelayan kita.

Nasib Nelayan Dan Kesaktian Pancasila

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *