SUSI PUDJIASTUTI BONGKAR MAFIA PERIKANAN

SUSI PUDJIASTUTI BONGKAR MAFIA PERIKANAN

menteri susi

SUSI PUDJIASTUTI BONGKAR MAFIA PERIKANAN – Dalam beberapa tahun belakangan nama ibu susi semakin terkenal di masyarakat Indonesia. Menteri kabinet jokowi yang paling nyentrik dan paling berani dalam mengambil kebijakan.

Keberaniannya pada ibarat kan misalnya Srikandi. Dari sifatnya yg terkesan cuek mencerminkan dia tidak terlalu formal & lebih terkesan santai.

Baru- baru ini  Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membongkar sindikat besar dalam illegal fishing, unreported and unregulated (IUU) fishing atau pencurian ikan yang dilakukan Pingtan Marine Enterprise (PME).

Menteri Susi mengungkapkan, perusahaan perikanan ini didirikan di Cayman Island

“Mereka memiliki hubungan kepemilikan, hubungan transaksi dan hubungan manajerial dengan PT Avona Mina Lestari, PT Dwikarya Reksa Abadi, PT Aru Samudera Lestari dan PT Antarticha Segara Lines yang merupakan empat perusahaan tergolong dalam perusahaan yang melakukan pelanggaran berat,” ujarnya di kantornya, Jakarta, Kamis (17/9).

Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah melakukan kajian hukum dan menyusun langkah hukum yang akan dilakukan terhadap PME. Susi mengklaim, pengacara kawakan, Todung Mulya Lubis juga membantu dalam langkah hukumnya.

“Ini untuk menghentikan distribusi ikan yang ditangkap secara IUUF, menghentikan keuntungan perusahaan dari kegiatan IUUF dan memastikan agar pelaku IUUF tidak mendapatkan dana publik melalui bursa saham,” tutup Susi.

Kini semakin jelas saja bahwa sudah puluhan tahun sumber daya kelautan dan perikanan kita dicuri bahkan dirampok terang -terangan oleh mafia -mafia illegal fishing.

Dalam Hal ini kebijakan yang di buat oleh menteri susi selalu bertumpu pada 3 pilar pembanguanan KKP yang antara lain ; kedaulatan, kesejahteraan dan keberlanjutan.

Semoga untuk kedepannya sumber daya ikan yang di miliki oleh indonesia memang bertujuan untuk mensejahterakan nelayan bukan untuk mengisi perut para mafia mafia pencuri ikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *